Kesenjangan antara Desain dan Praktik Asesmen Diagnostik pada Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar

Authors

  • Khoirudin Hidayat Universitas Islam An Nur Lampung Author
  • Andi Priyanto Universitas Muhammadiyah Metro Author

Keywords:

asesmen diagnostik, kurikulum merdeka, sekolah dasar, praktik asesmen, penelitian kualitatif

Abstract

Kurikulum Merdeka menempatkan asesmen diagnostik sebagai elemen fundamental dalam pembelajaran berdiferensiasi dan berpusat pada peserta didik, namun implementasinya di sekolah dasar belum sepenuhnya selaras dengan desain yang dirumuskan dalam kebijakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kesenjangan antara desain dan praktik asesmen diagnostik dalam implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi pembelajaran, dan analisis dokumen yang melibatkan guru sekolah dasar. Data dianalisis menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru pada umumnya memahami asesmen diagnostik sebagai asesmen awal untuk mengetahui kesiapan belajar peserta didik, namun pelaksanaannya masih cenderung bersifat prosedural dan administratif. Asesmen diagnostik sering dilakukan secara informal, tidak terdokumentasi secara sistematis, serta jarang ditindaklanjuti dalam perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran. Kondisi ini menyebabkan hasil asesmen diagnostik belum dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung pembelajaran berdiferensiasi. Kesenjangan antara desain dan praktik dipengaruhi oleh keterbatasan waktu pembelajaran, beban administrasi guru, minimnya pendampingan praktis, serta budaya sekolah yang masih berorientasi pada penyelesaian materi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan implementasi asesmen diagnostik dalam Kurikulum Merdeka memerlukan pendampingan berkelanjutan, penguatan kapasitas guru berbasis praktik kelas, dan dukungan institusional di tingkat sekolah agar asesmen diagnostik berfungsi secara optimal dalam pembelajaran yang bermakna

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anderson, L. W., & Krathwohl, D. R. (Eds.). (2001). A taxonomy for learning, teaching, and assessing: A revision of Bloom’s taxonomy of educational objectives. Longman.

Andrade, H., & Brookhart, S. M. (2020). Assessment & classroom learning: A role for summative, formative, and diagnostic assessment. Routledge.

Ashidiqi, M. H., Ridlo, U., & Raswan, R. (2024). Asesmen pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka. Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 2(12), 376–382. https://doi.org/10.572349/cendikia.v2i12.4487

Azis, A. C. K., & Lubis, S. K. (2024). Asesmen diagnostik sebagai penilaian pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka. Pena Anda: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar, 1–15.

Bennett, R. E. (2011). Formative assessment: A critical review. Assessment in Education: Principles, Policy & Practice, 18(1), 5–25.

Black, P., & Wiliam, D. (1998). Assessment and classroom learning. Assessment in Education: Principles, Policy & Practice, 5(1), 7–74.

Black, P., Harrison, C., Lee, C., Marshall, B., & Wiliam, D. (2003). Assessment for learning: Putting it into practice. Open University Press.

Brookhart, S. M. (2008). Developing measurement theory for classroom assessment: A conceptual foundation of assessment. ETS Research Report Series.

Brookhart, S. M. (2013). How to create and use rubrics for formative assessment and grading. ASCD.

Candramunji, & Mujiatun, S. (2025). Asesmen pembelajaran pada Kurikulum Merdeka. EdukAtika: Jurnal Pendidikan, 1*(2), 50–60. https://doi.org/10.26877/edukatika.v1i2.261

Chotimah, C. (2025). Implementasi asesmen diagnostik dalam pembelajaran IPAS Kurikulum Merdeka pada aspek penilaian berpikir kritis siswa. Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar, 9(1), 89–110. https://doi.org/10.26811/didaktika.v9i1.1678

Fitriah, U. L., Dewi, R. S. I., & Ekawati, R. (2024). Menyelami kesiapan guru kelas dasar dalam adopsi asesmen diagnostik di Kurikulum Merdeka. DIAJAR: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 4(1), 1–20. https://doi.org/10.54259/diajar.v4i1.3527

Fitriyeni, F., Rahmi, L., Ain, S. Q., & Syahriadi, S. (2025). Peningkatan pemahaman guru SD terhadap penilaian diagnostik melalui sosialisasi Kurikulum Merdeka. Jurnal Abdidas, 6(5), 677–683.

Fullan, M. (2007). The new meaning of educational change (4th ed.). Teachers College Press.

Guskey, T. R. (2015). Professional development and teacher change. Teachers College Press.

Heritage, M. (2010). Formative assessment: Making it happen in the classroom. Corwin.

Hidayat, A., & Khalika, R. (2019). Pemahaman guru terhadap asesmen dalam pembelajaran. Jurnal Pendidikan Indonesia, 8(2), 110–123.

Nazilah, A. S. (2024). Diagnostic assessment in differentiated learning: Supporting learners’ needs for improved learning achievement. Research Journal on Teacher Professional Development, 2(1), 1–15. https://doi.org/10.21580/rjtpd.v2i1.20662

Pellegrino, J. W., Chudowsky, N., & Glaser, R. (2001). Knowing what students know: The science and design of educational assessment. National Academy Press.

Popham, W. J. (2017). Classroom assessment: What teachers need to know (8th ed.). Pearson.

Ruiz-Primo, M. A., & Furtak, E. M. (2007). Exploring teachers’ informal formative assessment practices and students’ understanding in the context of scientific inquiry. Journal of Research in Science Teaching, 44(1), 57–84.

Sadler, D. R. (1989). Formative assessment and the design of instructional systems. Instructional Science, 18(2), 119–144.

Sari, N. P., Putra, A. F., & Lestari, D. (2021). Tantangan implementasi asesmen diagnostik pada guru SD. Jurnal Evaluasi Pendidikan, 9(1), 45–60.

Sinta Afrilia, S. A., Afryaningsih, Y., & Setyowati, D. (2025). Pelaksanaan asesmen diagnostik kognitif di SDN 5 Sungai Raya. Jurnal Pendidikan UNIGA, 19(2), 247–258. https://doi.org/10.52434/jpu.v19i2.43020

Suarni, S. (2023). Implementasi asesmen diagnostik dalam Kurikulum Merdeka pada Bahasa Inggris di MAN Kota Sorong. Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan (JKIP), 1(4), 263–270. https://doi.org/10.61116/jkip.v1i4.188

Downloads

Published

2026-03-01

Issue

Section

Articles

How to Cite

Kesenjangan antara Desain dan Praktik Asesmen Diagnostik pada Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar. (2026). WULANG: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 1(1), 61-70. https://journal.ods-publications.com/index.php/wulang/article/view/15